Memastikan keberlanjutan menjadi penting dalam sebuah inisiasi pergerakan, apalagi sebuah organisasi bisnis. Variable keberhasilannya bukan hanya pada besaran keuntungan semata, tapi seberapa besar peluang sebuah visi dituangkan dalam pergerakan & dimungkinkan berhasil berkembang berkelanjutanšŸ«°

Dalam jangka pendek pemenuhan “Sustainability” ini akan terlihat sebagai cost, jadi musuh berat sebuah organisasi. Sering dijadikan pertimbangan beban pembiayaan ketimbang melakukan pertimbangan apakah cost ini akan memberikan manfaat dalam jangka pendek atau panjang kelakāœļø

Sustainability sering kali terlihat tidak menguntungkan karena terlihat membebani organisasi dengan biaya yang besar. Keberlanjutan mempertimbangkan tiga hal sbb;
1. Economic growth,
2. Environmental protection,
3. Social justice 

3 hal diatas dilakukan secara bersamaan, sama-sama penting & sama-sama berjalan beriringan. Variable keberhasilannya bukan hanya para terletak besaran hasil / keuntungan semata, namun seberapa besar sebuah visi yang dituangkan dalam pergerakan dapat dimungkinkan berhasil berkembang & berkelanjutanšŸ™Œ

Sustainability memang beyond dari sekedar ā€œfinancial outperformanceā€ dan dianggap sebagai cost dibandingkan sebagai value bahkan kerap ā€œundervaluedā€ atau sekedar kepentingan tambahan sebagai faktor additif bagi efisiensi operasional, marketing/PR bukan sebagai penciptaan nilai strategis. Coba pilih dari kedua tipe bisnis ini, mana yang kamu banget;

1. COST-CENTRE RATIONALEšŸ§
šŸ“ŒFokus pada compliance, value protection, cost saving
šŸ“ŒInvestasi pada staff & initiatif terbatas
šŸ“ŒKecil kemungkinan mengintegrasikannya dgn strategi inti
šŸ“ŒCenderung meninggalkan Value
šŸ“ŒBelum baik mengelola resiko
šŸ“ŒKurang fokus pada ā€œOpportunity Costā€ memilih ā€œbusiness as usualā€

2. VALUE-CENTRE RATIONALEšŸ¤©
šŸ­Fokus pada value & opportunity
šŸ­Menggunakan sustainability bagi value creation, menyediakan solusi saat ini & masa datang bagi konsumen.
šŸ­Sadar akan konteks sustainability, jadi pendorong & nilai untuk dituangkan dalam pengembangan & perencanaan bisnisnya.
šŸ­Lebih besar berinvestasi pada staff & inisiatif
šŸ­Pendekatan jangka panjang
šŸ­Pengelolaan resiko yang matang

Kamu yang mana?šŸ˜œ

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.