Jika kamu ingin disebut, “Sebagai apakah usaha yang kamu rintis, StartUp atau UKM?” Bedanya apa ya, mungkin bedanya di “perasaan” 😂 Cari lagi literatur apa yang membedakan UKM dengan StartUp?⁣ ⁣⁣

Membaca tulisan Hermawan Kertajaya yang membedakan keduanya terletak pada kreativitas. Jika UKM, menganggap pembiayaan sering kali mendominasi pemikiran sebagai kebutuhan primer UKM sehingga mereka dapat memperluas produksinya.⁣⁣
⁣⁣
Disisi lain, StartUp melakukan beragam ideasi untuk mampu mengidentifikasi pasar yang tepat dan membangun diferensiasinya 🧐 Kebanyakan Startup juga memberikan kebebasan bagi timnya untuk bereksplorasi kemampuan kreativitasnya. Tapi, keduanya memiliki kesamaan urgensi, yakni sama‑sama perlu melatih jiwa kewirausahaannya ✊
⁣⁣
Sikap entrepreneurial juga adalah modal mahal seseorang, apalagi dalam menghadapi masa sulit saat ini. Untuk menjadi pemenang, yang harus dilakukan memang mengasah dan mempertajam intusi. Intuisi memainkan peranan penting dalam pengambilan keputusan. Selalu melatih diri untuk melihat peluang bahkan disaat krisis sekalipun.⁣⁣ Pivot bisa jadi jawaban.
⁣⁣
Dalam bukunya, Citizen 4.0, Hermawan mengatakan bahwa jiwa kewirausahaan ini membuat seseorang dapat melihat kesempatan, bukan cuma sekedar ikut‑ikutan tren, tapi juga mengambil resiko.⁣⁣
⁣⁣
Postingan hari ini saya ingin memperlihatkan sebuah usaha yang dapat dikategorikan sebagai UMKM tapi juga sebagai StartUp. Bagaimana usaha ini berkembang dan dalam perjalanannya menemukan penguatan individu & proses bisnisnya? ⁣⁣
⁣⁣
Dalam perjalanan bisnis terutama yang berjalan dari awal, saya mengidentifikasinya dengan konsep 5+1 Development Model, hasil pengamatan bertahun‑tahun bagaimana meningkatkan kemampuan mengembangkan usahanya (Purnomo, 2018)🤸🏿‍♀️

Dimulai dengan 1) keberanian beraksi, 2) kemampuan menciptakan value, 3) menemukan momentum, 4) pivot, kemudian 5) menjaga keberlanjutannya. Tahapan berikutnya 6) mereplikasikan kemampuannya untuk menyebarkan kebermanfaatnnya.⁣🚀
⁣⁣
Tidak mudah mengawinkan kreativitas dengan kemampuan produksi & menyeimbangkannya. Seperti dilakukan @ngaputindonesia yg juga jadi salah satu bab di buku #janganlelahberproses , semangaat🏋️‍♂️

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *