Melaksanakan serba daring, mendadak online, hingga lupa membangun esesnsi dasarnya bisa jadi sebuah hal yang tak baik bagi keberlanjutan. Bertemu para sesepuh media beberapa waktu lalu, juga dengan beberapa kawan pendidik yang banyak bercerita bahwa model bisnisnya baru saja meng-online-kan aktivitasnya, tidak secara fundamental mengalihkannya secara daring.

Cara kerja memang sudah total berubah, sebagian besar individunya sudah kadung menikmati perubahan ini. tapi belum banyak juga individu atau usaha dan atau institusinya yang siap, terlebih jika ada “Generation Gap” disana. Transformasi digital memang bukan sekedar peralatan baru dengan penggunaan tekonologi digital semata. Ada beberapa tantangan terberat dalam proses transformasinya, budaya! 60% institusi memandang budaya organisasinya menghambat proses ini (Capgemini, 2020) ini di negara maju loh yaa, bayangkan di negara kita.

Untuk upaya-upaya kita, mencetak keberhasilan transformasi digital memang yang paling menantang adalah “putting digital front of mind” ketika merencanakan dan merancang bagaimana kita dapat mengakses produk dan layanan. Ini tidak berarti meninggalkan saluran-saluran tradisional yaa, tetapi menyadari bahwa saluran itu tidak akan lagi jadi saluran utama bagi orang-orang yang terhubung dengan kita.

Ada satu hal menarik, kata Lewie Allen, seorang Technologist” “Customers are able to trust you more as an organisation if you are open about the idea that you are building something that is ever changing and that you require and want their input in making it better for them,”

Beda sekali dengan prinsip masa lalu, hingga pola interaksi justru akan meningkatkan proses inovasi, jauh dari silo dan ketertutupan. Kalo dari pengalaman-pengalaman lalu, memang hal ini jadi tantangan meng-empower anggota tim untuk berkomunikasi lebih intensif satu sama lain, terlebih dengan klien. Beberapa hal yang penting segera berlatih agar kita sungguh-sungguh bertransformasi apalagi tibalah kita sudah di era Networked Civilization, walau kerap banyak organisasi masih terjebak di Industrial Revolution:)

Yuk kita lompat lagi! #agilitytransformation

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *